08.00 Am

16 Apr 2014

Rabu pagi - kantor ramai sekali. Lebih ramai dari hari biasanya, karena di lantai 3, pukul 9 AM nanti bakal ada rapat perusahaaan membahas RUPS. Saya melihat muka-muka baru, para pemilik saham di perusahaan tempat saya bekerja. Saya perkirakan hampir semua dari mereka bergelar dokter hewan. Para dokter yang ramah dengan senyuman, meskipun saya juga muka baru bagi mereka (karena masa kerja saya belum genap 2 bulan disini), tapi mereka tetap ramah, menyapa. dan saya pun menghormati mereka dengan membalas senyum dan sapaannya.

Tapi, ada muka yang akhir-akhir ini terlihat tidak ramah. Beberapa kali saya menangkap dia memalingkan muka ketika tatapan kami tidak sengaja beradu. Ini bukan pressure bagi saya si pegawai baru, meskipun saya berkata I don’t care, because I‘d not feel bothered tapi nyatanya di kondisi ini saya lumayan terusik. Misal, ketika yang lain disapa olehnya, saya tidak walaupun saya tepat didepan matanya. dan tampang yang seolah berkata ‘lo siapa, pegawai baru aja belagu?’!.

Pertamakali perubahan sikap itu kira-kira awal bulan April, dan lekas membuat saya terjaga. Mungkin ada sesuatu yang saya perbuat dan tidak berkenan dimatanya, tapi saya bingung itu apa. Soalnya saya pegawai baru belum berani bertanya macam-macam selain teknis urusan kerjaan, itupun lebih banyak saya tanyakan kepada teman sebelah meja saya. Meskipun beberapakali dia terlihat keki ketika saya tanya, tapi hubungan personal saya dan dia baik-baik saja. Jadi, saya merasa bertanya saja tidak kok, apalagi mau bercanda yang kelewat batasan.

Sementara ini, mungkin saya akan banyak diam dulu. Tidak berbaur diantara keriuhan dan obrolan santai termasuk di jam istirahat makan siang. Dan sekali lagi, saya coba menegaskan pada otak saya supaya tidak terpengaruh pada suasana kerjaan kecuali ritme tugas-tugas kerjaan itu sendiri. Pe-er saya masih banyak, artikel-artikel yang harus saya buat dan disetor ke redaksi untuk edisi majalah berikutnya, terlebih tentang bagaimana membangun relasi dengan klien baru agar tempat saya bekerja mendapat keuntungan dari sana. Dan itu sulit, sangat sulit untuk saya yang baru mencicipi profesi ini. Eh! omong-omong ada seseorang di kantor yang tidak pernah saya harapkan bersikap tidak ramah apalagi jutek kepada saya. hehehe.. :)


TAGS #office


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post